Artikel Lainnya 09-02-2025
Sejak menjalani inaugurasi pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto langsung berdiri di atas "es tipis": silap melangkah bisa terbenam. Bila bergerak terlalu berhati-hati, dia malah dianggap lamban. Terry Sullivan, pakar politik University of North Carolina, Amerika Serikat, menyebutkan setiap presiden selalu berdiri di atas "es tipis" pada 100 hari pertamanya. Periode itu digunakan berbagai pihak untuk menilai kompetensi presiden. Pelaku ekonomi akan membaca pasar. Pencari keadilan menimbang proses penegakan hukum. Politikus mewaspadai lawan dan kawan. Rakyat pun memimpikan harapan. Poinnya, penilian 100 hari pertama adalah cara publik mereka-reka kapasitas dan prioritas presiden. Lalu berapa nilai pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam 100 hari pertamanya di bidang hukum tata negara? Sebelum Franklin Delano Roosevelt menjadi Presiden Amerika Serikat, kompetensi presiden tidak pernah diukur dengan melihat 100 hari pertamanya. Penilaian semacam itu tidak pernah ada dalam konstitusi dan peraturan apa pun. Roosevelt menggunakan terminologi "first 100 days" untuk membangun harapan di tengah resesi ekonomi yang parah.
Selengkapnya