Catatan Berita Bontang 02-12-2025
Bontang – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan komitmen menjaga kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah pengelolaan anggaran daerah 2026 yang diproyeksikan sebesar Rp1,9 triliun. Salah satu sikap tegas yang disampaikannya adalah menolak pemotongan Tambahan Pengahasilan Pegawai (TPP) ASN. Pernyataan tersebut disampaikan neni saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-54 di Kota Bontang, yang dihadiri ratusan ASN dari berbagai perangkat daerah. “Saya sudah sampaikan kepada Sekkot dan banggar DPRD, saya tidak mau TPP dipotong,” kata Neni, yang disambut tepuk tangan meriah dari para ASN. Menurut Neni, TPP bukan sekadar tunjangan, tetapi instrumen penting dalam menggairahkan ekonomi lokal. Ia menilai, sebagian besar RPP ASN dibelanjakan di Bontang, mulai dari kebutuhan sekolah anak, hingga belanja konsumtif yang menggerakkan sektor usaha mikro. “TPP itu tidak lari ke luar daerah. Banyak ASN menyekolahkan anaknya di Bontang, belanja di Bontang, usaha di Bontang. Artinya, uang itu berputar di masyarakat,” ucapnya.
Selengkapnya